Misi ini mengirim empat astronot dalam perjalanan bersejarah mengelilingi bulan, menandai pertama kalinya manusia melakukan perjalanan melampaui orbit Bumi rendah dalam lebih dari 50 tahun.
Peluncuran ini merupakan langkah penting NASA untuk mengembalikan manusia ke bulan dan membuka jalan bagi misi astronot ke Mars di masa depan. Roket setinggi 32 lantai yang digunakan adalah Space Launch System (SLS) dengan kapsul awak Orion, dan puluhan ribu orang hadir menyaksikan peluncuran secara langsung.
Awak Artemis II terdiri dari Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari NASA, serta Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada. Mereka akan melakukan perjalanan hampir 10 hari, mengelilingi bulan sebelum kembali ke Bumi. Perjalanan ini membawa manusia lebih jauh ke luar angkasa daripada yang pernah dicapai dalam beberapa dekade terakhir.
"Dalam misi bersejarah ini, kalian membawa semangat tim Artemis, keberanian rakyat Amerika dan mitra kami di seluruh dunia, serta harapan dan impian generasi baru. Semoga berhasil, semoga sukses Artemis II. Mari kita mulai," kata Charlie Blackwell-Thompson, Direktur Peluncuran NASA, menyemangati para awak, dikutip dari Reuters, Kamis 2 Juli 2026.
Lima menit setelah lepas landas, Komandan Wiseman menyatakan dari dalam kapsul, "Kita akan melihat pemandangan bulan terbit yang indah, kita menuju tepat ke arahnya."
Misi Artemis II menjadi tonggak penting bagi eksplorasi manusia di luar angkasa dan langkah awal menuju ambisi NASA mengirim manusia ke Mars.
BERITA TERKAIT: