Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara dengan media Inggris The Daily Telegraph yang diterbitkan pada Rabu, 1 April 2026. Wacana ini mencuat setelah negara-negara sekutu di Eropa tidak memberikan dukungan terhadap langkah militer AS terhadap Iran.
Trump menegaskan bahwa rencana keluar dari NATO kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan opsi yang benar-benar sedang dipertimbangkan secara serius. Ia juga mengklaim bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, memiliki pandangan yang sama terkait lemahnya NATO.
“Saya selalu tahu mereka hanyalah macan kertas, dan Putin juga tahu itu,” ujar Trump, dikutip dari Time, Kamis, 2 April 2026.
Pernyataan ini segera memicu respons dari para sekutu Amerika Serikat. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menegaskan bahwa negaranya tetap berkomitmen penuh terhadap NATO. Ia menyebut aliansi tersebut sebagai salah satu kekuatan militer paling efektif di dunia dan memastikan Inggris akan terus mendukungnya.
Pemerintah Jerman juga menyampaikan sikap serupa dengan menegaskan komitmennya terhadap NATO. Mereka menilai bahwa pernyataan seperti ini bukan pertama kali disampaikan oleh Trump, sehingga publik dapat menilai sendiri implikasinya terhadap stabilitas aliansi.
BERITA TERKAIT: