LRT Kelapa Gading-Manggarai Perluas Pilihan Transportasi Publik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Kamis, 17 September 2026, 13:19 WIB
LRT Kelapa Gading-Manggarai Perluas Pilihan Transportasi Publik
Ketua DPRD DKI Suhud Alynudin menghadiri peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan. (Foto: Dok. ddjp)
Kecil Besar
rmol news logo Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendukung pengoperasian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai sebagai bagian dari langkah pemerintah membangun sistem mobilitas Jakarta yang semakin terintegrasi.

LRT Jakarta diresmikan Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu 16 September 2026. Suhud hadir didampingi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dan Anggota Komisi B Muhammad Taufik Zoelkifli.

Suhud mengatakan, kehadiran jalur LRT baru dapat memperluas pilihan transportasi publik sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat.

“Pengoperasian LRT ini tentu kita dukung karena akan semakin memudahkan warga melakukan perjalanan dan memperkuat konektivitas transportasi publik di Jakarta,” kata Suhud, dikutip Kamis 17 September 2026.

Menurut Suhud, pembangunan transportasi publik perlu dilanjutkan secara terintegrasi, termasuk pengembangan jaringan menuju Dukuh Atas. Integrasi antarkawasan dan antarmoda dinilai penting agar masyarakat semakin mudah berpindah dari satu moda ke moda lainnya.

“Jakarta membutuhkan sistem transportasi yang terhubung. Pembangunan LRT harus menjadi bagian dari sistem mobilitas yang terintegrasi sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” kata Suhud.

LRT Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dan nilai investasi sekitar Rp12,1 triliun. Suhud menilai besarnya investasi harus diikuti kualitas layanan yang baik dan berkelanjutan.

Suhud menekankan pentingnya keterjangkauan tarif, keamanan, kenyamanan, ketepatan waktu, serta integrasi dengan moda transportasi lainnya. Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan secara berkala berdasarkan pengalaman dan kebutuhan pengguna.

“Pembangunan infrastrukturnya kita dukung, tetapi kualitas pelayanan juga harus terus dievaluasi. Jangan sampai investasi besar tidak diikuti manfaat yang optimal bagi masyarakat,” kata Suhud.

Suhud memastikan DPRD DKI Jakarta akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan transportasi publik.

“Kami mendukung program pemerintah, sekaligus akan mengawal dan mengawasi pelaksanaannya agar tepat sasaran, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta,” kata Suhud.

“Tujuan akhirnya adalah kemudahan masyarakat. Mari kita bangun transportasi Jakarta yang terintegrasi, terjangkau, aman, dan nyaman,” pungkas Suhud.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA