Sosok yang akrab disapa Bang Doel itu mengatakan, pembangunan ulang gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 tidak menggunakan anggaran dari APBD DKI Jakarta, karena terkendala efisiensi anggaran.
Sebagai gantinya, revitalisasi gedung sekolah ini memanfaatkan dana kompensasi dari koefisien luas bangunan (KLB) pengembang PT Wisma Nunsatara Internasional senilai Rp 50 milliar. Pembangunan direncanakan berlangsung selama satu tahun dan rampung pada Agustus 2027 mendatang.
"Selama pembangunan, kegiatan belajar tetap berjalan, tapi memang sebagian anak-anak dipindahkan sementara dulu," ungkap Rano.
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 sebelumnya mengalami kerusakan berat dan viral di media sosial. Pembangunan ulang sekolah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mempercepat pemulihan sarana pendidikan agar anak-anak mendapatkan sekolah yang aman, nyaman, dan layak.
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 berdiri pada 1977 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11 pada 1985. Kedua bangunan sekolah itu letaknya bersebelahan di lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi.
Hingga saat ini, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 menampung sekitar 270 peserta didik dan 152 peserta didik di SDN Kebayoran Lama Selatan 11.
BERITA TERKAIT: