Komitmen tersebut ditegaskan Rektor IBI K-57, Hazwan Yunaz, dalam kegiatan PKKMB bertajuk “Membangun Karakter Berintegritas Menjadi Agen Perubahan di Era Digital", di Kampus IBI K-57, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis 3 September 2026.
Hazwan mengatakan, tema yang diangkat bukan sekadar slogan tetapi menjadi komitmen moral seluruh sivitas akademika, si tengah pesatnya perkembangan
Artificial Intelligence (AI), otomatisasi, dan analisis data, mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, kritis, aman, dan bertanggung jawab.
“Jangan jadikan AI sebagai alat jalan pintas, tetapi jadikan sebagai mitra kritis. Integritas akademik harus tetap menjadi fondasi dalam mengerjakan tugas, penelitian maupun pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan,” kata Hazwan dalam keterangannya.
Ia menambahkan, mahasiswa IBI K-57 dibekali nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus didorong memiliki karakter tangguh,
growth mindset, dan jiwa kewirausahaan agar mampu menghadapi perubahan global.
Ketua Panitia PKKMB IBI K-57, Dadan Sundara menyampaikan, rangkaian PKKMB 2026 berlangsung selama tiga hari, dengan satu hari dilaksanakan secara
daring melalui
Zoom dan dua hari secara
luring di kampus.
"Rangkaian kegiatan dirancang agar mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan akademik, tetapi juga memahami nilai, budaya, dan arah pengembangan IBI K-57," kata Dadan.
Ketua Umum Yayasan IBI K-57, Rambe Kamarulzaman menegaskan, yayasan terus mendorong penguatan kelembagaan IBI K-57 agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Saat ini IBI K-57 menyelenggarakan program S-1 dan S-2 bidang Manajemen dan diarahkan untuk berkembang dari institut menjadi universitas.
“Secepatnya kita berharap dapat beralih statuta dari institut menjadi universitas. Kampus ini banyak membantu masyarakat khususnya kalangan menengah kebawah,” kata Rambe.
BERITA TERKAIT: