Menurutnya, Gubernur Jawa Timur hingga bupati-bupati dan walikota-walikota di dalamnya, telah berkomitmen mendukung program Sekolah Rakyat.
"Kami berterima kasih kepada seluruh Bupati Wali Kota khususnya kepada Gubernur Jawa Timur yang sejak awal memberikan dukungan luar biasa bagi penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan. Jawa Timur menjadi provinsi dengan titik terbanyak untuk penyelenggaraan sekolah rakyat ini," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis Kemensos yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan di Provinsi Jawa Timur telah beroperasi 26 Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di berbagai Kabupaten/Kota.
Di saat bersamaan, tengah dibangun 16 Sekolah Rakyat permanen yang diharapkan bisa rampung bulan Juli ini dan digunakan untuk tahun ajaran baru 2026/2027. Targetnya masing-masing gedung permanen dapat menampung kurang lebih seribu siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
"Seluruh Indonesia sekarang akan dibangun (gedung permanen) di 104 titik, dan 16 di antaranya berada di Jawa Timur," ujarnya.
Senada dengan Gus Ipul, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Timur sangat mendukung penyelenggaraan program Sekolah Rakyat.
"Jawa Timur itu sangat mendukung, dimana sekarang SR yang terbanyak ada di Jawa Timur, jumlahnya 26 (titik), yang lain masih di bawah. Kemudian sedang dibangun dengan standar modern ada 16 kampus SR (permanen)," kata Adhy menambahkan.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: