Sebanyak 3.400 kuota tambahan disiapkan dan pendaftarannya mulai dibuka pada Selasa, 11 Agustus 2026, melalui laman Pandang Istana.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan tambahan kuota tersebut akan dibagi dalam dua sesi pada 17 Agustus 2026. Masing-masing untuk Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan pada pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada sore hari.
"Nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera untuk menambah atau mengakomodir jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di Istana," kata Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.
Penambahan kuota dilakukan sebagai respons atas tingginya antusiasme masyarakat untuk menyaksikan secara langsung rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana.
Sebelumnya, pemerintah telah menyediakan sekitar 5.500 kuota undangan melalui pendaftaran yang berlangsung pada 5-9 Agustus 2026.
Namun, jumlah peminat jauh melampaui kapasitas yang tersedia. Prasetyo menyebut lebih dari 336 ribu orang mengikuti proses pendaftaran tersebut.
"Ini menunjukkan dan membuktikan antusias masyarakat untuk dapat hadir mengikuti peringatan detik-detik proklamasi sangat tinggi," ungkapnya.
Prasetyo turut mengapresiasi berbagai kegiatan masyarakat di seluruh Indonesia dalam menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
Dia mengajak seluruh elemen masyarakat mengisi Bulan Kemerdekaan dengan kegiatan positif sesuai profesi dan bidang masing-masing.
"Tentu kita semua memiliki keahlian, memiliki profesi, memiliki bidang masing-masing yang sebagai anak-anak Indonesia, mari semua di bulan kemerdekaan ini kita isi sesuatu hal dengan penuh rasa cinta tanah air, penuh semangat persatuan, penuh nasionalisme, penuh kebanggaan kepada bangsa dan negara yang kita cintai," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: