Farhan menegaskan, antisipasi perlu dilakukan sejak dini, termasuk menjaga fasilitas publik dan kawasan cagar budaya dari potensi kerusakan akibat membeludaknya massa saat euforia perayaan berlangsung.
“Kalau soal kerusakan taman karena konvoi mah, kita sudah terbiasa. Yang paling penting taman di dalam pendopo, karena itu kan cagar budaya yang harus kita jaga,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis 21 Mei 2026.
Menurutnya, kawasan Pendopo Kota Bandung menjadi perhatian khusus lantaran memiliki nilai sejarah dan budaya yang harus dilindungi selama perayaan berlangsung.
Karena itu, Pemerintah Kota Bandung bersama aparat keamanan akan melakukan pembatasan akses di sejumlah titik. Meski demikian, Farhan mengakui potensi kebocoran massa tetap ada.
“Memang akan ada pembatasan, tapi kan bocor dari mana-mana. Ada bocor dari samping, ada bocor dari depan. Mudah-mudahan bisa dijaga,” kata Farhan, dikutip dari
RMOLJabar.
Untuk pengamanan, Farhan memastikan seluruh unsur akan disiagakan, mulai dari Satpol PP, TNI hingga kepolisian.
“Semuanya standby. Termasuk TNI, termasuk polisi,” pungkas Farhan.
BERITA TERKAIT: