Yayasan Letris berkomitmen penuh untuk mewujudkan ruang aman tersebut bagi para siswa di lingkungan sekolah, sekaligus menjawab kekhawatiran dan keresahan masyarakat terkait maraknya tindakan negatif di dunia pendidikan.
Menyambut tahun ajaran baru, Yayasan Letris menegaskan komitmennya untuk melakukan langkah preventif yang kuat sejak hari pertama.
Salah satu fokus utamanya adalah membekali siswa baru dengan penyuluhan terkait tindakan perundungan (bullying), pelecehan atau tindakan asusila, kekerasan, serta berbagai pelanggaran lainnya, yang akan disampaikan langsung oleh psikolog saat masa orientasi.
“Ini bentuk antisipasi kami agar siswa tidak menjadi korban di sekolah, luar sekolah, lingkungan rumah, lingkungan bermain, maupun di dunia kerja nantinya,” ujar Manajemen Yayasan Letris dalam keterangan di Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.
Untuk mendukung terciptanya ruang aman yang berkelanjutan, Yayasan Letris juga telah menyiapkan infrastruktur pengaduan dan regulasi yang ketat, seperti penyuluhan bersama psikolog untuk mempersiapkan mental dan pemahaman siswa sejak awal agar mampu mengenali dan menghindari berbagai bentuk kekerasan.
Yayasan juga menyiapkan layanan pengaduan daring agar siswa tidak ragu melaporkan setiap tindakan pelanggaran secara aman. Kemudian menghadirkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) yang melibatkan kolaborasi antara siswa, orang tua murid, guru, dan pihak Yayasan.
Juga menerapkan aturan ketat dalam interaksi sehari-hari antara guru, staf, dan siswa untuk memastikan perlindungan yang menyeluruh.
“Kami menghimbau siswa jangan ragu untuk menghubungi sekolah karena kenyamanan sekolah milik bersama. Siapa pun yang melanggar akan kami tindak secara tegas,” tegas pihak Manajemen.
Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan, Yayasan Letris terus berbenah demi mewujudkan visinya sebagai rumah kedua bagi orang tua untuk menitipkan anaknya. Pihak yayasan juga bersinergi dengan berbagai pihak eksternal demi menjaga lingkungan sekolah tetap kondusif.
“Kepercayaan orang tua akan kami jaga dengan sebaik-baiknya, siswa akan kami didik seperti anak kami. Terima kasih atas perhatian dan dukungan siswa, alumni, orang tua, dan masyarakat untuk SMK Letris yang lebih baik,” tutup Manajemen Yayasan Letris.
BERITA TERKAIT: