Satgas MBG Pandeglang Angkat Bicara soal Viral Video Belatung

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Minggu, 03 Mei 2026, 02:45 WIB
Satgas MBG Pandeglang Angkat Bicara soal Viral Video Belatung
Ilustrasi. (Foto: RMOLJateng)
rmol news logo Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pandeglang mengaku telah turun tangan menyelidiki video viral yang memperlihatkan menu MBG diduga terpapar belatung di wilayah Labuan.

Video tersebut ramai beredar di media sosial dan menampilkan dugaan adanya belatung pada menu makanan yang diberikan kepada siswa sekolah penerima program MBG.

Wakil Ketua Satgas MBG Pandeglang, Doni Hermawan, mengatakan pihaknya langsung melakukan konfirmasi kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang Labuan Banyubiru.

"Untuk menu itu merupakan menu MBG hari Kamis, 30 April 2026 di SPPG Pandeglang Labuan Banyubiru, dan kebetulan itu SPPG Rofi. Pukul 20:26 WIB Rofi dikirimkan video itu oleh salah satu media lokal yang meminta klarifikasi perihal kejadian tersebut," ungkap Doni dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu, 2 Mei 2026.

Menurut dia, pihak SPPG telah berkoordinasi dengan sekolah sebagai langkah awal penanganan.

"Rofi sudah berkoordinasi dengan Kepala Sekolah serta PIC sekolah untuk meminta maaf dan menawarkan pengganti buah di hari pengantaran selanjutnya," jelasnya.

Ia menjelaskan, pihak sekolah sebelumnya tidak mengetahui adanya video tersebut karena pada hari kejadian sedang berlangsung kegiatan di lingkungan sekolah.

"Bahwa benar menu tersebut merupakan menu MBG hari Kamis dan kami siap mengganti di pendistribusian berikutnya. Namun masih menunggu konfirmasi lanjutan dari pihak sekolah, berapa menu buah yang tidak layak konsumsi itu," tutur Doni.

Terkait kemungkinan sanksi terhadap dapur penyedia makanan MBG, Doni menegaskan tidak semua kesalahan langsung berujung pada penutupan operasional.

"Pihak SPPG akan berupaya melakukan perbaikan ke depannya," ucapnya.

Terpisah, Wakil Kepala SMK Negeri 3 Pandeglang, Agus Mufti, mengaku belum menerima laporan resmi dari siswa mengenai kejadian tersebut.

"Belum ada informasi lagi, paling nanti hari Senin saya cari tahu. Soalnya kemarin ga ada laporan dari anak-anak," singkat Agus.

Sementara itu, Kepala SPPG Labuan Banyubiru, Rofi, belum memberikan tanggapan saat dihubungi melalui telepon maupun pesan WhatsApp hingga artikel ini diterbitkan. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA