Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika mengatakan, gangguan terjadi pada suplai listrik yang berdampak di beberapa titik.
“Terjadi gangguan suplai listrik yang berdampak di beberapa wilayah Jakarta. PLN fokus melakukan upaya penormalan,” ujar Haris.
Ia menjelaskan, gangguan dipicu masalah pada sistem pembangkitan yang berdampak pada meningkatnya beban Interbus Transformer (IBT). Untuk menjaga stabilitas sistem, PLN melakukan langkah manual load shedding (MLS) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B). Sejumlah gardu induk (GI) juga terdampak pemadaman.
Pantauan di lapangan menunjukkan, pemadaman terjadi sejak sekitar pukul 11.00 WIB.
Hingga pukul 12.30 WIB, sejumlah Gardu Induk masih terdampak. Di antaranya GI Dukuh Atas yang melayani kawasan Jalan Rasuna Said, HOS Cokroaminoto, Imam Bonjol, hingga Merdeka Selatan.
Selain itu, GI Manggarai yang mencakup Jalan Saharjo, Sultan Agung, Tambak, Menteng Jaya, hingga Minangkabau juga masih dalam kondisi padam.
“Masih dalam kondisi padam karena gangguan pada sistem jaringan transmisi 150 kV,” jelasnya.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan proses pemulihan terus dilakukan. Masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan Contact Center PLN 123.
BERITA TERKAIT: