Langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan inisiatif yang lebih terintegrasi dengan melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, hingga sektor ekonomi kreatif.
Sejumlah penjajakan kerja sama telah dilakukan Amanah, di antaranya dengan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendekatan yang lebih sistematis.
Ketua Yayasan Amanah, Syaifullah Muhammad, menegaskan bahwa penguatan kapasitas pemuda menjadi fokus utama pada fase pengembangan berikutnya.
“Kita ingin membangun kompetensi, mengubah mindset, dan membuka akses pemuda Aceh ke ekosistem kreatif global,” ujar Syaifullah dalam keterangan tertulisnya, Senin, 20 April 2026.
Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, menyambut baik upaya sinergi tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan pembinaan pemuda yang berkelanjutan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan daya saing generasi muda, sehingga kemitraan dengan organisasi kepemudaan perlu terus diperkuat.
“Sinergi ini penting agar pembinaan pemuda tidak berjalan parsial, tetapi terarah dan berdampak luas,” ungkapnya.
Selain dengan kalangan akademisi, Amanah juga menjajaki kerja sama dengan pemerintah daerah. Dalam kunjungan ke kantor Amanah, Wali Kota Banda Aceh menyoroti potensi kolaborasi di sektor ekonomi kreatif sebagai ruang pengembangan anak muda.
Inisiatif ini dinilai sejalan dengan visi Amanah untuk menghadirkan program yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi generasi muda.
Sejumlah pihak juga mendorong agar organisasi kepemudaan mampu menjadi motor penggerak pembangunan berbasis kreativitas dan inovasi, khususnya di daerah.
Melalui rangkaian kolaborasi ini, Amanah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendekatan yang lebih terintegrasi, mencakup aspek pendidikan, pengembangan karakter, hingga penciptaan peluang ekonomi.
Ke depan, Amanah berharap sinergi lintas sektor ini dapat memperkuat ekosistem pembinaan pemuda Aceh agar lebih adaptif dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
BERITA TERKAIT: