Telkom Kenalkan Digitalisasi Pendidikan Berbasis AI di Yogyakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 03 Februari 2026, 10:12 WIB
Telkom Kenalkan Digitalisasi Pendidikan Berbasis AI di Yogyakarta
General Manager Telkom Witel Yogyakarta Jateng Selatan Agus Faisal saat membuka acara "Shaping the Future of Learning: Educational Innovation Strategies in the Digital Era" di Aula Kantor Telkom Witel Yogya Jateng Selatan, Yogyakarta pada Selasa, 27 Januari 2026. (Foto: Telkom)
rmol news logo PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama Google Indonesia sukses menggelar rangkaian acara edukasi bertajuk "Shaping the Future of Learning: Educational Innovation Strategies in the Digital Era". 

Berlangsung pada 27-28 Januari 2026 di Aula Kantor Telkom Witel Yogya Jateng Selatan, Yogyakarta, acara ini bertujuan memperkenalkan solusi komprehensif Telkom Solution kepada pasar pendidikan di Yogyakarta, mencakup infrastruktur konektivitas, Google Workspace for Education, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan produktivitas pengajaran.

Inisiatif ini sejalan dengan peluncuran Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang mengusung empat pilar strategis, yaitu AI Campus, AI Playground, AI Connect, dan AI Hub, sebagai motor penggerak digitalisasi bangsa dan pemberdayaan talenta lokal.

General Manager Telkom Witel Yogya Jateng Selatan Agus Faisal, dalam sambutannya menegaskan perubahan peran Telkom di era modern. 

"Melalui sinergi dengan TelkomGroup dan Google, kami bertindak sebagai digital transformation enabler yang menyediakan solusi end-to-end, mulai dari infrastruktur jaringan, penyediaan perangkat pembelajaran digital, hingga integrasi ekosistem Google for Education dan AI," ujar Agus. 

Agus juga berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan visi institusi pendidikan dengan tren teknologi global. 

Acara ini juga menghadirkan sesi berbagi wawasan (sharing session) yang menampilkan para praktisi pendidikan yang telah berhasil menerapkan transformasi digital di institusi masing-masing. 

Pada sesi pendidikan tinggi (higher education), Direktur Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII), Mukhammad Andri Setiawan, memaparkan bagaimana ekosistem Google telah meningkatkan efisiensi dan kolaborasi di lingkungan kampus. 

Adopsi teknologi seperti Google Workspace bukan hanya sebagai alat, melainkan tentang membangun budaya kerja dan belajar yang lebih produktif dan terintegrasi. Hal ini relevan dengan visi Telkom untuk mendukung Smart Campus melalui solusi Gemini Enterprise dan Gemini AI Pro.

Sementara itu, untuk jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (K-12), Febriandrini Kumala dari SMP Lazuardi Al-Falah GCS Klaten, hadir sebagai pembicara utama. 

Dalam paparannya, Febriandrini berbagi kisah sukses SMP Lazuardi Klaten dalam memanfaatkan ekosistem Google for Education melalui program Google Reference School sebagai standar emas pendidikan. rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA