Wamen Fajar Apresiasi Semangat Belajar Siswa di Pematangsiantar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Sabtu, 31 Januari 2026, 02:22 WIB
Wamen Fajar Apresiasi Semangat Belajar Siswa di Pematangsiantar
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq berbincang dengan siswa SMK Yayasan Pendidikan Surya Pematangsiantar, Sumatera Utara, Jumat, 30 Januari 2026. (Foto: Humas Kemendikdasmen)
rmol news logo Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengapresiasi para murid di Kota Pematangsiantar yang memiliki semangat belajar tinggi dalam berbagai kondisi.

Wamen Fajar menyebut banyak dari peserta didik di Pematangsiantar berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah.

“Saya senang sekali kalau adik-adik punya semangat belajar yang luar biasa. Saya sama seperti adik-adik, datang dari kampung juga dulu. Mana tahu, alumni dari sini nantinya akan menjadi menteri, bupati, dan sebagainya,” tutur Wamen Fajar di SMK Yayasan Pendidikan Surya Pematangsiantar, Sumatera Utara, Jumat, 30 Januari 2026.

“Jalan hidup kita hanya Tuhan yang tahu. Kalau adik-adik punya semangat dan berusaha, akan ada jalan. Saya senang, kalau adik-adik bersemangat untuk kuliah,” tambahnya.
 
Wamen Fajar juga memotivasi para murid yang banyak bercita-cita ingin menjadi guru. Salah satu murid menuturkan alasan kenapa ia mau menjadi guru.

“Kenapa mau jadi guru?” tanya Wamen.

“Untuk mendidik anak-anak bangsa,” jawabnya.

Kemudian Wamen Fajar meninjau proses belajar mengajar di SD Muhammadiyah 01 Pematangsiantar. Dalam dialognya dengan para murid, Wamen Fajar sesekali berinteraksi dan bertanya menggunakan bahasa Inggris sederhana.

“What is your name?” tanya Wamen Fajar.

“Syakila,” jawab seorang murid kelas 1 SD.

“How old are you?” sambung Wamen Fajar.

“Seven years old,” jawabnya.

“What is your dream? Apa cita-citanya?” Wamen kembali bertanya.

“Chef,” ujar murid tersebut.

Selain itu, Wamen Fajar juga turut hadir dalam Serah Terima Program Kemaslahatan BPKH RI bersama Anggota Badan Pelaksana BPKH RI Amri Yusuf di Masjid Taqwa Kota Pematangsiantar. 

Dalam amanahnya, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menilai masjid harus menjalankan fungsi-fungsi pendidikan. Menurutnya, masjid harus mampu menjadi media dalam mendorong literasi umat.

“Literasi umat perlu didorong. Masjid dapat dijadikan sebagai pusat literasi umat, literasi Qur’an. Ta’lim iya, tetapi tarbiyah juga penting tarbiyah juga penting karena menyangkut pembentukan karakter" pungkas Wamen Fajar. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA