Pramono mengatakan, pelantikan ini penting, sebab peran guru sangat vital dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul masa depan dan berdaya saing global.
“Di tangan saudara-saudara sekalian kemajuan bangsa Indonesia akan bisa diwujudkan," kata Pramono di Grha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta, Senin 3 Maret 2025.
Pramono turut menceritakan peran penting guru dalam hidupnya. Ia mengaku dibesarkan oleh ayah yang merupakan seorang guru Bahasa Indonesia di Kediri.
“Ketika agenda ini diusulkan oleh Sekretaris Daerah DKI, saya langsung mengiyakan agar ini menjadi acara pertama saya," kata Pramono.
Pramono menegaskan, diperlukan tekad besar untuk menjadi seorang guru agar dapat mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.
“Jakarta merupakan kota global, rankingnya masih nomor 74 dari 156. Saya sungguh-sungguh berkeinginan di akhir jabatan saya, mudah-mudahan ranking kota globalnya naik dengan signifikan. Apa yang harus diubah, yang paling utama adalah SDM,” kata Pramono.
Sebanyak 668 pejabat fungsional guru ahli pertama yang dilantik Pramono terdiri dari 404 guru Sekolah Dasar (SD), 108 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP), 101 guru Sekolah Menengah Atas (SMA), 17 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 9 guru Taman Kanak-Kanak (TK), dan 29 guru Sekolah Luar Biasa (SLB).
BERITA TERKAIT: