Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Percepat Pembangunan Fase 2A MRT Jakarta, Heru Gandeng Konsultan Jepang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Kamis, 18 April 2024, 01:05 WIB
Percepat Pembangunan Fase 2A MRT Jakarta, Heru Gandeng Konsultan Jepang
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono/Ist
rmol news logo Untuk mempercepat perancangan serta pembangunan sistem perkeretaapian dan rel (track) Fase 2A MRT Jakarta, PT MRT Jakarta melakukan Penandatanganan Contract Package (CP) 205 dengan konsultan perencanaan pembangunan asal Jepang, Sojitz Corporation, di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (17/4).

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina dan Assistant General Manager, Airport, and Transportation Infrastructure Department Sojitz Corporation Naoki Kazama.  

Penandatanganan ini juga disaksikan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi, dan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi.

Heru menilai, sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemerintah Jepang telah menghasilkan kerja sama yang apik dalam pembangunan infrastruktur transportasi di Jakarta. Sehingga, kerja sama CP 205 tersebut menjadi pembuktian dalam upaya mendorong percepatan pembangunan sarana transportasi massal yang dibutuhkan oleh warga Jakarta.

"Sejauh ini, kerja sama Indonesia dan Jepang telah menjadi andalan pada sektor transportasi publik di Kota Jakarta," kata Heru.

Heru turut mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan RI dan Pemerintah Jepang yang sudah menawarkan JICA dan Sojitz Corporation untuk bekerja sama dengan MRT Jakarta. Sehingga, atas kerja keras dan dukungan tersebut, telah berhasil mewujudkan pembangunan MRT yang berkelanjutan.

"Tentunya, proyek pembangunan  internasional ini diharapkan terus berlanjut dan semoga proyeknya bisa menghubungkan jalur Timur-Barat dan sebaliknya," kata Heru. rmol news logo article




Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA