Pelantikan tersebut rencananya digelar pada Senin 8 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.
Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Menurut Prasetyo, Said Iqbal akan dilantik bersamaan dengan Nanik S Deyang yang akan menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
“Prosesi pengambilan sumpah akan dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan pimpinan Badan Gizi Nasional dan Bapak Said Iqbal sebagai penasihat presiden,” kata Prasetyo.
Ia menjelaskan, penunjukan Said Iqbal merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.
Menurutnya, Said Iqbal akan membantu pemerintah merumuskan berbagai kebijakan guna memastikan isu tenaga kerja dan kesejahteraan buruh menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.
Selain agenda pelantikan, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar negara sahabat pada hari yang sama.
Prasetyo mengatakan, penerimaan kredensial para duta besar tersebut memang telah direncanakan sebelumnya. Pelaksanaannya dilakukan bersamaan dengan agenda pelantikan untuk meningkatkan efisiensi dan keserentakan agenda kenegaraan.
“Setelah pelantikan, Presiden akan menerima kredensial delapan duta besar negara sahabat yang memang telah dijadwalkan sebelumnya. Demi efisiensi dan keserentakan, seluruh agenda tersebut dilaksanakan pada hari ini,” ujarnya.
BERITA TERKAIT: