TNI AL Kerahkan Pesawat Patroli Maritim Cari Korban Jatuhnya Korban SJ-182

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Kamis, 14 Januari 2021, 20:38 WIB
TNI AL Kerahkan Pesawat Patroli Maritim Cari Korban Jatuhnya Korban SJ-182
Pesawat CN-235 MPA /RMOL
Kecil Besar
rmol news logo TNI AL melibatkan unsur udara Pesawat CN-235 MPA untuk turut membantu pencarian korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC yang jatuh Sabtu pekan lalu.

Kapal itu akan beroperasi di Perairan antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kamis (14/1).

Pesawat CN-235 MPA merupakan jenis pesawat patroli maritim sayap tetap (fixed wing) yang dilengkapi perangkat Forward Looking Infra Red (FLIR) Star Safire 380HD.

Selain itu, pesawat yang digunakan Skuadron Udara 800/Patroli Maritim yang bermarkas di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Pesawat ini memiliki radar dengan kemampuan mendeteksi objek diatas permukaan laut.

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, secara langsung memimpin pencarian di lokasi.

Ia mengatakan bahwa pelibatan pesawat CN-235 Patmar ini dimaksudkan untuk mengamati permukaan di area jatuhnya Pesawat Sriwijaya JT-182.

"Dengan kondisi arus yang terus berubah seperti yang ada di lokasi saat ini, ada kemungkinan serpihan yang muncul dipermukaan terbawa arus, sehingga diperlukan pengamatan dari udara untuk melakukan pendeteksian,”kata Pangkoarmada I lewat keterangan persnya.

Dia menambahkan, dengan menggunakan pesawat CN-235 MPA ini, timnya akan bisa memantau puing-puing yang mengambang di permukaan laut.

Selanjutnya dilaporkan kepada prajurit yang berada di laut.

“Apabila ada temuan dan hal-hal yang perlu dipastikan, selanjutnya tim pengamat udara akan berkomunikasi dengan anggota SAR dipermukaan untuk memastikan hasil pengamatan tersebut," tandasnya.rmol news logo article

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA