Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 1,17 persen, menjadi salah satu penguat utama di kawasan. Namun, pergerakan pasar tidak sepenuhnya positif karena indeks Kosdaq justru turun 1,35 persen.
Di Jepang, Nikkei 225 melemah 0,17 persen, sementara Topix naik 0,30 persen. Pergerakan yang berbeda antara kedua indeks menunjukkan perdagangan saham Negeri Sakura berlangsung cukup selektif.
Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia turun 0,52 persen, menambah daftar indeks yang berada di zona merah.
Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng terakhir diperdagangkan di level 25.533, lebih rendah dibandingkan penutupan indeks acuan sebelumnya di 25.652,82.
Secara keseluruhan, perdagangan bursa Asia pagi ini masih diwarnai pergerakan yang tidak seragam. Investor tampak berhati-hati setelah pasar global sebelumnya mengalami volatilitas, terutama pada saham-saham teknologi dan sektor yang sensitif terhadap perkembangan geopolitik.
BERITA TERKAIT: