Alat PCR juga untuk mendiagnosis virus Covid-19 itu, berada di Laboratorium Kesehatan Jalan Kolonel Sunandar 63, Blora, yang telah diujicoba pemanfaatannya.
"Alhamdulillah, surat keputusan (SK) PCR-lab dari Kemenkes RI sudah turun, hari ini mulai operasional,†jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Blora, Henny Indriyanti, Rabu (6/1).
Untuk uji coba pertama, lanjut Henny, dilakukan dengan pemeriksaan 102 sampel dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru di lingkungan Dinkes setempat yang hasilnya bisa diketahui dalam waktu 2x24 jam.
"Setelah uji coba, nanti untuk pemeriksaan sampel lainnya, jadi tidak perlu dikirim ke luar daerah lagi yang menunggu sekitar sepekan,†kata Henny dikutip
Kantor Berita RMOLJateng.
Terpisah, Kepala Unit Pelaksana teknik Daerah (UPTD) Labkes Kabupaten Blora, Sri Miningsih, PCR-lab milik Pemkab Blora, sudah disetujui Kementerian Kesehatan dengan SK Nomor SR.01.07/11/5778/2020.
SK Kemenkes terkait pengoperasian Labotarium RT-PCR itu, lanjut Sri Miningsih, sudah sesuai keputusan Menteri kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/9848/2020 tentang jejaring pemeriksaan laboratorium Covid-19.
"Untuk tahap awal ini, kami targetkan memeriksa 50 sampel perhari, dan hasilnya keluar 2x24 jam,†ujar Sri Miningsih.
Ke depan, lanjut Sri Miningsih, sarana Lab-PCR senilai Rp 2 miliar lebih yang dikelolanya itu membutuhkan tambahan 3-4 analis kesehatan atau ahli tenaga laboratorium medik (ATLM) agar pelayanan lainnya tetap bisa berjalan normal.
Kata dia, ATLM yang ada saat ini harus digilir untuk pelayanan pemeriksaan air bersih, air isi ulang, makanan minuman, narkoba, darah dan urine.
"Kami hanya punya empat analis kesehatan atau ATLM, jadi untuk pemeriksaan sampel lab-swab ditempuh dengan cara bergiliran,†terangnya.
Menurutnya, dalam tahap uji coba PCR-lab ini, pihaknya masih menyiapkan administrasi yang langsung terhubung dengan Kemenkes.
Selanjutnya harus menyiapkan kebijakan terkait regulasi, administrasi, pembiyaaan dan keperluan lainnya dengan Dikes setempat, tujuannya agar keberadaan alat baru PCR-lab milik Pemkab Blora benar-benar sempurna.
"Mohon dukungan semua pihak, dengan tambahan alat baru ini kedepannya UPTD Labkes bisa memberi pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi,†pungkasnya.
BERITA TERKAIT: