Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) yang dicatat PT Jasa Marga dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur), GT Cikupa (arah Barat) dan GT Ciawi (arah Selatan).
Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, total volume lalin yang menuju Jakarta ini turun 2,2% jika dibandingkan lalu lintas di era
new normal.
"Distribusi lalu lintas menuju Jakarta dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 48,96 persen dari arah timur, 29,84 persen dari arah barat dan 21,19 persen dari arah selatan," kata Heru diberitakan
Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (27/12).
Rincian distribusi lalin tersebut, di antaranya dari arah timur yaitu GT Cikampek Utama 2 dengan jumlah 33.936 kendaraan menuju Jakarta naik sebesar 10,0% dari lalin
new normal dan GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 27.373 kendaraan menuju Jakarta turun sebesar 13,2% dari lalin
new normal.
Total kendaraan menuju Jakarta dari arah timur adalah sebanyak 61.309 kendaraan, turun sebesar 1,7% dari lalin
new normal.
"Kemudian, lalin menuju Jakarta dari arah barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 37.370 kendaraan, turun sebesar 7,6 persen dari lalin
new normal," tuturnya.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi sebanyak 26.538 kendaraan, naik sebesar 5,5% dari lalin
new normal.
"Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan saat berada di tempat istirahat, isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara," demikian Dwimawan Heru.
BERITA TERKAIT: