Sekretaris Daerah Kota Depok, Hardiono mengatakan 70 orang tersebut rencananya akan diambil sample darahnya untuk mengecek apakah terjangkit corona atau tidak.
"Ya rencananya mau diambil, jumlahnya masih diklarifikasi," ujar Hardiono saat ditemui di Komplek Perumahan Studio Alam, Sukmajaya, Kota Depok, Senin (3/3).
Saat ini, ditegaskan Sekda, petugas di RS tersebut bukan dirumahkan, melainkan diistirahatkan untuk menjalani observasi selama dua pekan.
"Sebenernya bukan dirumahkan tapi diistirahatkan, maksimal 14 hari. Sebenarnya sih enggak dirumahkan, ya istirahakan kali ya. Supaya dicek benar, apakah sehat apakah tidak?" kata Hardiono.
Senin kemarin, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua warga Indonesia yang positif mengidap virus corona. Yaitu, ibu berinisial MD (64) dan anak perempuannya NT (31). Mereka diduga tertular dari warga negara Jepang (tinggal di Malaysia) saat berkunjung ke Indonesia yang lebih dulu diserang virus tersebut.
MD dan NT diketahui tinggal di Komplek Perumahan Studio Alam, Sukmajaya, Kota Depok.
BERITA TERKAIT: