Pilkada Jawa Barat, PKB Targetkan Menang Di 4 Daerah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Senin, 10 Februari 2020, 01:23 WIB
Pilkada Jawa Barat, PKB Targetkan Menang Di 4 Daerah
Ilustrasi/Net
rmol news logo Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat menargetkan pemenangan di empat daerah dalam perhelatan Pilkada 2020. Saat ini, konsolidasi pun terus dilakukan PKB untuk mencapai target tersebut.

Wakil Sekretaris DPW Jabar, Maulana Yusuf mengatakan, pihaknya terus melakukan konsolidasi dengan seluruh kader di daerah yang melaksanakan Pilkada, antara lain Kabupaten Karawang, Indramayu, Depok, Cianjur, Sukabumi, Kabupaten Bandung, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

“Dari delapan daerah kami menargetkan empat daerah, apakah itu jadi bupati, wakil bupati, wali kota ataupun wakil wali kota. Kami pun realistis, target utama tentu saja Tasikmalaya dan Indramayu,” ujar Maulana seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (9/2).

Maulana mengaku optimis mampu merealisasikan target tersebut, apalagi dengan konsolidasi yang telah dilakukan pihaknya.

Meski demikian, saat ditanya empat daerah mana saja yang menjadi target, Maulana belum bisa menyebutkan.

“Yang empat daerah ini tidak bisa saya sebut di sini, paling dua daerah tadi (Indramayu dan Tasikmalaya) hal itu terkait dengan strategi yang akan dilakukan, apalagi waktu makin mepet,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Majalengka, Hamdi mengatakan, konsolidasi penataan struktur dewan pengurus anak cabang se Kabupaten Majalengka, selain memperkuat struktur partai, juga untuk konsolidasi dengan organisasi lainnya seperti PCNU dan seluruh organisasi lainnya.

“Yang terpenting warga NU utuh, bersatu, menghadapi situasi politik apapun. Kita juga ingin kedepan calon pemimpin PKB harus mengusung visi misi NU seperti halnya para politisi PKB. NU tidak akan bersama, dengan yang tidak punya visi misi seperti itu,” kata Hamdi.

Untuk itu, Hamdi meminta dalam pembentukan stukrtur DPAC mendatang, para pengurus PAC harus mampun merangkul tokoh-tokoh NU, termasuk menempatkan orang-orang yang sejalan dengan PKB.

“Harus ada kosolidasi dari DPAC, PAC, pengurus wilayah dan pengurus cabang, sehingga targetnya realistis, dan bisa bermanfaat bagi warga. Harus disatukan antara keinginan NU dan PKB,” pungkasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA