Dirinya sadar, salah satu permasalahan di Jakarta adalah belum terintegrasinya angkutan massal. Sehingga menurutnya, kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas ini menjadi solusi atas permasalahn itu.
"Kendala warga Jakarta untuk menggunakan transportasi massal jadi menurun karena tidak ada koneksi antar moda meski satu moda sudah dibuat nyaman, jika tak terkoneksi satu sama lain ya sama saja," kata Anies dalam sambutannya di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (30/4).
Lewat angkutan umum yang saling terkoneksi membuat masyarakat semakin nyaman dan secara perlahan mengubah pola pikir dari kendaraan pribadi, beralih menjadi angkutan massal.
"Melalui kawasan berorientasi transit ini, MRT LRT BRT KRL menjadi garda terdepan untuk memulai itu semua," jelasnya.
Tidak hanya itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam kesempatan yang sama juga meresmikan secara simbolik fasilitas air siap minum yang disediakan PT Palyja dan PAM Jaya di dua stasiun MRT yakni Stasiun Blok M dan Dukuh Atas.
"Ini adalah bentuk dukungan Palyja untuk Pemprov DKI, terkhususnya MRT Jakarta dengan menyediakan layanan air siap minum di dua stasiun kita di Dukuh Atas ini dan Stasiun Blok M, kami berharap semua stasiuj lainnya bisa menyusul," kata Direktur Utama PT MRT, William Sabandar.
Turut hadir dalam peresmian ini Direktur Palyja Robert Rerimassie, Direktur MRT William Sabandar, Direktur TransJakarta Agung Wicaksono.
BERITA TERKAIT: