Ketua Yayasan Bakrie Untuk Negeri, Hendrajanto Marta Sakti dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Bakrie Untuk Negeri berperan serta menjadi bagian dari komponen Bangsa untuk mendorong terjadinya masyarakat yang sejahtera.
"IYLEP adalah program yang cerdas dalam merespon dan mengantisipasi Indonesia ke depan," ujarnya, Senin (29/4).
Tak hanya itu, dirinya menambahkan, di era milenial ini anak muda harus siap menghadapi disruption era dengan jiwa dinamis, inovatif, dan kreatif.
"Dalam era milenial sekarang ini, di mana dunia digital telah mengakibatkan revolusi di berbagai bidang, maka karakter lain yang harus ditumbuhkan oleh para leaders adalah mereka yang mempunyai jiwa dinamis, inovatif, dan kreatif," lanjutnya.
Di kesempatan yang sama, Dimas Oky Nugroho selaku Course Leader IYLEP mengatakan pentingnya mempersiapkan pemimpin-pemimpin muda di berbagai sektor.
“Di negara-negara manapun yang ingin maju, negara harus secara serius mempersiapkan anak-anak mudanya yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan. Mereka harus bergaul dengan masyarakat dunia dan menjadi pemenang di era revolusi industri 4.0 ini,†terang Dimas yang juga Founder Perkumpulan Kader Bangsa ini.
Dan puncaknya, di hari ketiga pelaksanaan yakni pada Jumat (26/4), peserta diajak berkunjung di S. Rajaratnam School of International Studies dan berdiskusi dengan Ambassador Ong Keng Yong (Executive Deputy Chairman, RSIS) dan Dr. Leonard C. Sebastian (Coordinator of Indonesia Programme, IDSS).
Dilanjutkan ke kantor berita The Straits Times untuk mendiskusikan tentang 'The Development of Contemporary Media' dan eksplor newsroom. Sementara itu, hari ketiga ditutup dengan kunjungan ke komunitas wirausaha dan ekonomi kreatif, NUS Enterprise dan DesignSingapore Council.
IYLEP sendiri diselenggarakan selama 4 hari di Singapura, 21-24 April 2019. Diikuti oleh 20 anak muda dari berbagai latar belakang, mulai dari aktivis mahasiswa, pemimpin komunitas, pegiat ekonomi kreatif, akademisi, bankir, entrepreneur muda, penulis, konten kreatif hingga aparatur sipil.
BERITA TERKAIT: