"Ini yang mau kita lihat, yang terlihat adalah volume penampung saluran air sepertiganya sudah tertutup sama lumpur. Padahal di sini nyebrang airnya ke sisi utara. Dari situlah bottle neck terjadi," kata Anies di lokasi, Kamis (4/4).
Menurut Anies, seharusnya pihak kontraktor sudah mememikirkan antisipasinya ketika hujan turun, agar lumpur-lumpur pembangunan proyek LRT tidak masuk ke saluran air.
"Kalau pengelola proyek bekerja dengan baik maka dia akan membuat penangkal agar lumpur tidak masuk ke dalam saluran. Panjang (saluran) nya kira-kira 30 meter. Bisa bayangkan ada saluran di bawah jalan sebesar panjang 30 meter dan dia tertutup ya sudah. Alamat daerah sini akan macet," tandasnya.
Diketahui, pada Selasa (2/4), hujan mengguyur wilayah Jakarta sehingga menyebabkan beberapa wilayah banjir. Beberapa wilayah yang tergenang banjir cukup parah, berada di kawasan Jatipadang, Pancoran, MT Haryono, Cawang, Jalan DI Pandjaitan Kebon Nanas dan sejumlah titik jalan lainnya.
BERITA TERKAIT: