RMOL. Kehadiran Mass Rapid Transit atau Moda Raya Transportasi (MRT) yang rencananya diresmikan Maret ini harus didukung dengan sarana transportasi lain yang terintegrasi.
Jika tidak terhubung bisa menimbulkan kemacetan yang terjadi di setiap stasiun saat hilir mudik penumpang. Apalagi di jam-jam sibuk kantor.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono.
"Kalau tidak tersedia layanan angkutan umum yang bersifat massal dan terintegrasi, kita khawatir stasiun-stasiun MRT akan menjadi titik kemacetan," ujarnya melalui keterangan pers, Jumat (15/3).
Dari sinilah, Bambang mengatakan bahwa integrasi antara MRT dengan feeder sebagai angkutan pengumpan merupakan kunci.
"MRT yang berfungsi sebagai backbone tidak dapat berdiri sendiri," terang Bambang.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: