"Informasi tersebut tidak benar atau hoax. Sampai saat ini status Gunung Sinabung masih Awas level IV," terang Aries, salah seorang petugas PVMBG di Pos Pantau Gunung Api Sinabung, seperti dilansir
RMOL Sumut, Kamis (14/2).
Aries menjelaskan, pihaknya terus memantau aktivitas gunung berketinggian 2460 mdpl yang berada di Kabupaten Karo itu.
“Tercatat 8 kali gempa embusan dengan amplitudo 3-120 mm dan durasi 5 hingga 14 detik. Terjadi 1 gempa tektonik lokal dengan amplitudo 28 mm dan durasi 25 detik,†terang dia.
Aries mengingatkan, larangan untuk tidak melakukan aktivitas bagi warga dalam radius 3 kilometer untuk sektor Utara -Barat, 4 kilometer untuk sektor Selatan - Barat, dan 7 kilometer untuk sektor Selatan - Tenggara masih berlaku. Demikian pula zona merah 6 kilometer untuk sektor Tenggara - Timur serta 4 kilometer untuk sektor Utara - Timur.
"Masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar mewaspadai potensi banjir lahar terutama pada saat terjadi hujan lebat," imbaunya.
[yls]