Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pusat gempa ada di laut dengan kedalaman 18 Km.
"Kemudian gempa diikuti gempa susulan sebanyak 52 kali," ujar Sutopo sesaat lalu (Senin, 4/2).
Gempa terasa kuat sekitar 3 sampai 4 detik di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sebagian masyarakat panik. Mereka merespon keluar dari rumah dan mencari tempat aman.
"Gempa ini tidak berpotensi tsunami. Pengamatan TRC BPBD Kepulauan Mentawai tidak ada gelombang pasang atau surut di pantai," terang Sutopo.
Dampak gempa, tidak ada korban jiwa meninggal dan luka. Kerusakan fisik meliputi 1 unit Puskesmas rusak di Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan, 1 unit mercu suar yang sudah tidak terpakai roboh, 11 unit rumah rusak ringan, dan 1 unit gereja rusak sedang.
Sebagian masyarakat memilih tinggal di luar rumah karena takut adanya gempa susulan yang lebih besar.
"Hingga saat ini kondisi masyarakat kondusif dan aman. Masyarakat tetap melakukan aktivitas secara normal," demikian Sutopo.
[rus]
BERITA TERKAIT: