Menlu Sugiono: Board of Peace Langkah Konkret Wujudkan Perdamaian Gaza

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 23 Januari 2026, 09:17 WIB
Menlu Sugiono: Board of Peace Langkah Konkret Wujudkan Perdamaian Gaza
Menlu Sugiono (Foto: Kemlu RI)
rmol news logo Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan pembentukan Board of Peace atau Dewan Perdamaian sebagai langkah konkret komunitas internasional untuk mewujudkan perdamaian di Gaza. 

Pernyataan itu disampaikan Sugiono dalam video dari Swiss yang dirilis Jumat, 23 Januari 2026, menyusul penandatanganan piagam Board of Peace di Davos yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto atas undangan Presiden AS Donald Trump.

Menurut Sugiono, Board of Peace memiliki mandat untuk mengawasi administrasi, stabilisasi keamanan, serta rekonstruksi dan rehabilitasi Gaza yang dilakukan secara bertahap, sekaligus mengawasi pemerintahan transisi Palestina. 

“Board of Peace sendiri berfungsi untuk mengawasi administrasi kemudian stabilisasi keamanan dan juga rekonstruksi serta rehabilitasi Gaza dan ini akan dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa lahirnya Board of Peace mencerminkan langkah strategis dan konstruktif dunia internasional dalam mendukung kemerdekaan Palestina serta menghadirkan harapan nyata bagi berakhirnya konflik di Gaza.

“Board of Peace ini merupakan wujud dari langkah strategis konstruktif dan juga konkret dalam rangka mendukung kemerdekaan Palestina,” tegas Sugiono.

Menurut Sugiono, keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace juga mencerminkan pengakuan dunia internasional terhadap peran dan posisi diplomasi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

“Kehadiran kita di dalamnya tentu saja merupakan satu bentuk pengakuan dunia internasional terhadap diplomasi Indonesia,” kata dia.

Menlu berharap pembentukan Board of Peace segera membawa dampak nyata, termasuk pembukaan perbatasan Rafah untuk jalur bantuan kemanusiaan dan pembentukan International Stabilization Force sebagai bagian dari proses menuju perdamaian.

"Sekali lagi bagi kita solusi dua negara yang real itu harus terjadi kemerdekaan Palestina serta kedaulatan pengakuan terhadap kedaulatan Palestina merupakan sesuatu yang selama ini terus kita perjuangkan,” pungkasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA