Politikus PDIP itu menjelaskan bahwa kebijakan WFH dan PJJ sebelumnya tidak diberlakukan karena puncak hujan ekstrem pada pekan lalu bertepatan dengan libur panjang.
Namun, melihat dinamika atmosfer yang tidak menentu, ia memastikan tidak akan ragu mengambil keputusan cepat.
“Kalau kemudian ada indikasi seperti itu (banjir signifikan) dan terjadi di hari biasa, saya akan memutuskan untuk diberlakukan work from home, terutama untuk anak-anak didik kita, karena cuaca ini lagi ekstrem sekali,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.
Selain itu, guna menahan laju hujan, Pemprov DKI juga memperpanjang durasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Jika biasanya OMC hanya dilakukan selama 1–3 hari, kali ini anggaran disiapkan untuk durasi satu bulan penuh.
“Kenapa itu kami lakukan? Kami tidak ingin kecolongan karena curah hujan kemarin sempat mencapai 260–280 mm, itu sangat tinggi,” pungkas Pramono.
BERITA TERKAIT: