Gelar Munas, NU Perjelas Kembali Agama Dan Nasionalisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Kamis, 31 Januari 2019, 22:10 WIB
Gelar Munas, NU Perjelas Kembali Agama Dan Nasionalisme
Peringatan Harlah NU ke-93/RMOL
rmol news logo Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akan menggelar musyawarah nasional pada Februari nanti di Jawa Barat.

Ajang itu akan dihadiri ribuan ulama dan kiai dari seluruh Indonesia.
Demikian disampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam Peringatan Hari Lahir NU ke-93 di JCC, Kamis (31/1).

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Said turut mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghadiri Munas PBNU.

"Makanya pak presiden insya Allah tanggal 27 Februari sampai 1 Maret NU akan adakan musyawarah nasional. Akan dihadiri para ulama, kiai pesantren, kiai di kampung supaya kumpul sekitar 10 ribu ulama," jelasnya.

Kiai Said menambahkan, penyelenggaraan munas untuk menegaskan kembali komitmen NU pada putusan Muktamar Banjarmasin terkait Indonesia darussalam atau Indonesia selamat.

"Akan memperkuat kembali keputusan Muktamar NU Banjarmasin bahwa menurut NU Indonesia ini adalah darussalam bukan darul Islam. Kita memperjelas kembali antara agama dan nasionalisme," imbuhnya. [wah]  

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA