Dalam uji kelayakan di Komisi XI DPR RI pada Jumat 23 Januari 2026, Solikin memaparkan visi bertajuk "8 Strategi Semangka".
Pada poin kelima strategi tersebut, ia menekankan bahwa navigasi stabilitas harga pangan adalah fondasi krusial bagi ketahanan makroekonomi dan perlindungan daya beli masyarakat.
"Navigasi strategis harga pangan diarahkan untuk mewujudkan pangan sejahtera sebagai pilar status makroekonomi, pertumbuhan industri strategis menopang ketahanan pangan nasional," ujar Solikin.
Solikin menjelaskan bahwa BI memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem pembiayaan pertanian serta koordinasi lintas sektor melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah. Langkah ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang luas, khususnya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional.
"Diharapkan langkah-langkah strategis ini bisa dioptimalkan karena mendukung penguatan keamanan pangan nasional dan sekaligus program strategis pemerintah, antara lain MBG," lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa stabilitas pangan berkelanjutan tidak hanya soal menjaga inflasi, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada impor. Belajar dari pengalaman global, Solikin meyakini kunci keberhasilan terletak pada kombinasi antara sektor pertanian yang kuat, manajemen stok yang disiplin, serta sistem logistik yang efisien.
BERITA TERKAIT: