Demikian disampaikan Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati alam diskusi bertajuk "Batam Mau Diapain?" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12).
"Kenapa, karena kebijakannya tidak hanya berdampak terhadap kinerja ekonomi di kawasan Batam tetapi ini juga terkait perekonomian Indonesia," kata Enny.
Dia berpandangan, Batam tidak hanya sekedar satu kawasan geologi, tapi punya nilai ekonomi yang luar biasa.
BP Batam merupakan lembaga pemerintah pusat yang berfungsi dalam pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kawasan sesuai dengan fungsi-fungsi kawasan di Batam.
BP Batam akan dibubarkan akhir tahun ini dan nantinya pengelolaan di PB Batam akan diserahkan sepenuhnya ke Pemkot Batam. Begitu juga dengan masalah perizinan.
[rus]
BERITA TERKAIT: