Diperkirakan pada 2021, Bantar Gebang tidak dapat menampung sampah dari Jakarta. Hadirnya, ITF Sunter sendiri dikliam mampu menampung 2.200 ton sampah per hari, dimana jumlah tersebut merupakan seperempat dari hasil sampah yang dihasilkan kota Jakarta yakni 7.000-8.000 ton per hari.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dengan pembangunan ITF Sunter, Kota Jakarta tak lagi bergantung pada tempat pembuangan sampah Bantar Gebang.
"Kita tahu bahwa selama ini kita hanya membuang sampah dikumpulkan di Bantar Gebang, itu sudah tidak lagi sanggup untuk menampung di tahun 2021, karena itu dengan adanya ITF ini kita akan bangun lagi, dan membuat sampah-sampah di Jakarta dikirim ke sini," kata Anies di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Kamis (20/12).
Lanjut Anies, ITF Sunter dirancang dengan sistem ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi standar lingkungan tertinggi Uni Eropa.
"Tidak kalah penting tempat ini dioperasikan dengan standar lingkungan hidup sangat tinggi," kata Anies.
Jadi secara langsung pengolahan sampah ITF ramah lingkungan dan aman bagi lingkungan sekitarnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: