"Tadi ada Rapat teknis AMDAL membahas tentang ITF Sunter untuk rencana groundbreaking di tanggal 20 Desember (2018) mendatang," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji, Selasa (11/12).
Diketahui, pembangunan ITF Sunter diserahkan kepada BUMD PT Jakarta Propertindo (PT. Jakpro) yang bertindak sebagai kontraktor dari proyek.
"Tanggal 13 akan ada semacam diskusi publik yang melibatkan masyarakat perwakilan, instansi terkait Dinas LH tentang rencana pembangunan ITF Sunter," ujar Isnawa.
Dalam pembangunannya, PT. JakPro bekerja sama dengan perusahaan Fortum dari Finlandia yang fokus dalam mengurusi AMDAL dari proyek tersebut.
"Tapi sebetulnya secara umum harus ada AMDAL dong. Kalau saya ditanya nanti salah lagi," tutupnya.
Proyek ini sendiri diprediksikan berjalan selama dua tahun. Saat ini berbagai macam jenis sampah yang dihasilkan Jakarta per hari mencapai kurang lebih 7.000 ton. Dengan dibangunnya ITF akan menyerap pengelolaan sampah sebanyak 2.200 ton per hari ini.
[lov]
BERITA TERKAIT: