Peristiwa ini terjadi di SMA Negeri 5 Wayhalim, Bandarlampung. Keisa dijewer oleh seorang guru kesenian, bernama Doni. Akibat penganiayaan itu, daun telinganya berdarah. Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Immanuel untuk mendapat pengobatan. Telinga Keisa robek, dan mendapatkan tiga jahitan.
Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Diona Khatarina, tengah menyelidiki kasus tersebut. Ia meminta agar wali murid membuat laporan tertulis terkait peristiwa kekerasan tersebut.
Diona mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak terkait untuk mengetahui peristiwa yang sebenarnya terjadi.
“Selain memanggil pihak sekolah dan guru, wali murid juga harus melaporkan kejadian tersebut secara tertulis, †ujar dia seperti dilansir
Kantor Berita RMOLLampung.
Menurut Mardiansyah, Wali Murid dari Keisa, pihaknya sudah menyerahkan surat pengaduan berikut bukti-buktinya kepada Dinas Pendidikan. Ia berharap Dinas Pendidikan mengambil yang terbaik.
“Jangan sampai terjadi hal yang serupa dengan anak-anak yang lainnya, karena perlakukan guru tersebut tidak wajar, †tandas dia.
[yls]
BERITA TERKAIT: