Menurut politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andi Anggana, pembentukan tim tersebut bakal menuai polemik.
"Manajemen birokrasinya. Soal Tim Monas, kan ada UPT Monas, kenapa tidak diserahkan ke mereka?," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jakarta, Jumat (24/8).
Juru bicara PSI itu menilai, dibentuknya tim Monas ini sebagai imbas dari ketidak percayaan Gunernur Anies terhadap pengurusan penyelenggaraan setiap kegiatan yang dilaksanakan di Monas.
"Ada ketidakpercayaan sepertinya," ungkap Andi.
Sebagai informasi, dalam 10 bulan terkahir, Gubernur Anies tercatat sudah membentuk belasan tim yang diklaimnya untuk membantu tugas dan kerja Gubernur.
Anggaran Pemprov DKI Jakarta untuk tim-tim tersebut beragam. Ada yang ratusan juta rupiah dan juga miliaran rupiah.
Diantaranya yang diketahui, anggaran TGUPP sebesar Rp 28 miliar dan tim Monas yang berjumlah Rp 461 juta.
[mel]
BERITA TERKAIT: