Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara saja, infrastruktur di Indonesia tergolong sangat tertinggal.
"Pembangunan infrastruktur yang kita lakukan tidak untuk gagah-gagahan. Kita hanya untuk mengejar ketertinggalan dengan negara-negara lain," tegasnya saat memberikan orasi ilmiah dalam penganugerahan LIPI Sarwono Award XVII dan Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture (SML) XVIII Tahun 2018, di Auditorium Utama LIPI, Jakarta, Kamis (23/8).
Bukti dari infrastruktur yang masih tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga salah satunya adalah sejak tahun 70-an, panjang keseluruhan jalan tol hanya 780 km. Padahal dulunya orang Indonesia yang pertama membangun jalan tol.
Orang Indonesia pula yang membangun jalan tol di Filipina dan Malaysia.
"Makanya kita harus mengejar ketertinggalan. Harus dengan gaya
rock n roll," tukas Menteri Basuki.
[rus]
BERITA TERKAIT: