Gelaran Tari Rejang Sandat Ratu Segara yang dibawakan oleh 1800 penari, dengan rata-rata usia 18 tahun berhasil dicatat MURI sebagai sebuah pemecahan rekor Indonesia dan dunia untuk kategori pergelaran tari kolosal.
Rasa syukur dipanjatkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti atas capaian yang diraih warga Tabanan tersebut.
“Saya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pemecahan rekor ini berjalan dengan lancar. Saya pun mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh elemen yang turun tangan dalam pemecahan rekor ini. Pemecahan rekor ini bukan milik pemerintah tapi milik seluruh masyarakat Tabanan," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (19/8).
Bupati Eka menjelaskan bahwa pemecahan rekor ini adalah hasil ide kreatifnya dan para
stakeholder. Tujuannya, agar Tabanan semakin mengenalkan Tanah Lot sebagai destinasi wisata berkelas Internasional.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mengembangkan pariwisata Tabanan,†tegasnya.
Penyelenggaraan Tanah Lot Art & Festival tahun lalu dikunjungi oleh 45 ribu wisatawan hanya dalam waktu tiga hari. Tahun ini, ditarget acara tersebut dihadiri oleh 50 ribu wisatawan.
Di tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga berencana menggelar Festival Jazztuluwih, yaitu penyelenggaran musik Jazz di tengah terasering persawahan Jatiluwih.
[jto]
BERITA TERKAIT: