Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyatakan Pemprov DKI tak keberatan jika warga Jakarta membawa sanak saudara dalam arus balik mudik lebaran 2018. Asalkan pendatang baru mengikuti program OK OCE dalam mengasah keterampilan mereka.
"Sangat diperbolehkan untuk mendaftar di OK OCE tentunya sesuai dengan ketentuan dan sesuai dengan pendekatan yang kita lakukan di tiap-tiap gerakan OK OCE yang sudah ada sekarang di level Kecamatan," kata Sandi di Balaikota, Jakarta, Selasa (19/6).
Adapun syarat untuk menjadi anggota OK OCE adalah mereka yang memiliki KTP DKI. Terkait hal ini, Sandi mengatakan warga pendatang baru ini bisa menggunakan KTP kerabat yang sudah memiliki KTP DKI Jakarta.
"Kan mereka datang, biasanya datang dengan saudaranya atau kerabatnya. Saudaranya kan kebanyakan warga DKI. Jadi kita ingatkan bahwa mereka kalau misalnya datang ke Jakarta itu mengerti apa yang diperlukan di Jakarta, terlebih keterampilan," ujarnya.
Lebih Lanjut Sandi menghimbau agar para pendatang baru nanti dapat mendaftarakan diri pada RT/ RW tempat mereka berdomisili agar semua datanya bisa terdaftar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).
"Tentunya untuk masyarakat yang datang dari luar Jakarta, ya yang paling pertama adalah berkoordinasi dulu dengan pihak RT-RW setempat, terus juga harus didaftarkan dengan Dukcapil dan sebagainya. Jangan sampai ini menjadi kemiskinan baru di Jakarta," tutup Sandi.
Pemprov DKI Jakarta sendiri ingin mengurangi persentasi kemiskinan di Jakarta dari 3,78 persen menjadi 2,78 persen dalam lima tahun kedepan.
[nes]