Amran optimis target tersebut bisa tercapai dalam beberapa hari ke depan.
"Serapan per hari rata-rata diatas 10 ribu, 14 ribu. Tadi malam 18 ribu ton. Luar biasa," usai Rapat Koordinasi Gabungan Serap Gabah Petani (Sergap), optimalisasi alat mesin pertanian (Alsintan) dan Luas Tambah Taman tahun 2018 yang juga dihadiri oleh Perum Bulog, TNI dan Polri di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (5/6).
Amrsn menambahkan jika Indonesia hanya butuh 400 ribu ton beras, dengan asumsi serap beras meningkat dari 18 ribu ke 20 ribu, maka pihaknya hanya butuh 20 hari untuk mencapai target itu.
"Artinya produksi ada," jelasnya.
Amran kembali menegaskan bahwa produksi beras yang hasilkan petani dalam kategori bisa melebihi standar kebutuhan nasional.
"Nanti detailnya Pak Dirjen yang jelaskan. Yang jelas lebih dari cukup," pungkasnya.
[nes]
BERITA TERKAIT: