Begitu kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di kantor Bupati Majalengka, Jawa Barat, Selasa (30/5).
"Program perekonomian desa melalui e-commerce itu dapat baik, contoh harga cabai di level petani sampai di level user itu bisa dua kali lipat. Hadirnya e-commerce dapat bantu petani dapatkan harga lebih baik karena adanya sistem
one day delivery bekerja sama dengan perusahaan ekspedisi," terangnya.
Menurutnya, e-commerce harus mulai digarap petani guna menekan harga pengiriman yang begitu tinggi. Termasuk, agar petani terus mengikuti perkembangan teknologi dan zaman.
Sistem e-commerce juga memudahkan konsumen dalam mengecek stok makanan dan melihat pergerakan harga bahan pokok di pasar.
Dengan demikian untuk mewujudkan sistem e-commerce, Kemendes sendiri akan membuka jaringan dengan stakeholder terkait seperti bank BUMN, perusahaan ekspedisi, dan perumdes.
"Kemudian di level konsumen bisa mendapatkan harga lebih murah itu yang mau kita
link-kan antara bank BUMN, perusahaan ekspedisi, dan perumdes-perumdes agar dapat memberikan hasil tambah bagi produk pertanian di Majalengka ini," tutupnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: