"Pekerjaan sosial ini kami lakukan untuk bantu-bantu mengurangi sampah di Jakarta. Nggak taunya malah tambah penghasilan kami," kata Ketua Bank Sampah Kelurahan Selong, Abdullah saat acara peringatan Hari Bumi Artha Graha Pedul di SCBD, Jakarta Pusat, Minggu (22/4).
Bermula dari mencoba-coba secara otodidak, dengan dibantu istrinya, Abdullah berhasil menyulap sampah plastik dan koran menjadi barang yang memiliki nilai jual. Di antaranya tas, topi, tempat pensil, boneka dan sebagainya yang seluruhnya terbuat dari sampah.
Barang hasil karyanya itu selalu ia perkenalkan di setiap even-even bertajuk lingkungan.
"Alhamdulillah mas selalu laku kejual. Akhirnya sekarang permintaan malah tinggi," ucapnya.
Hasil karyanya ini bahkan sudah diakui oleh Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf) sebagai produk kreatif yang bisa menghasilkan omzet besar sekaligus membantu kebersihan lingkungan.
[wid]