Direktur Prasarana Perkeretaapian Zulfikri menjelasan agar moda transportasi itu bisa digunakan masyarakat, pihaknya telah membuat kebijakan pemotongan tarif LRT.
Menurutnya ada dua faktor yang membuat masyarakat beralih ke transportsi umum. Pertama tarif murah, kedua waktu yang didapat tergolong cepat.
Untuk tarif, sambung Zulfikri pemerintah menyetujui ongkos LRT di kota Palembang sebesar Rp5 ribu.
"Karena ini baru dibuka jadi demand belum terbentuk jadi kita aplikasikan subsidi. Tadi Pak menteri katakan sekitar Rp5 ribu jauh dekat Rp5 ribu untuk di kota. Tapi kalau ke bandara nanti kita hitung lagi," ujar Zulkifri di Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Sumatera Barat, Jumat (20/4).
Harapannya setelah ditentukan tarif, masyarakat dapat beralih menggunakan moda transportasi LRT selain nyaman dan aman, LRT juga tepat waktu dan secara langsung mengubah kebiasaan masyarakat menjadi disiplin akan waktu.
"Kalau kita ingin melakukan pergerakan itu dua ya, satu waktu satu biaya. Mana waktu yang paling singkat mana biaya yang paling murah," ujar Zulkifri.
[nes]