"Saya menilai peluang politik pasangan ini untuk menang di Pilkada Riau cukup terbuka," kata Pengamat Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie dalam perbincangan dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/3).
Menurutnya, sebagai anggota Komisi II DPR RI, sepak terjang Lukman juga tak perlu diragukan lagi. Di sisi lain, Riau diyakini Jerry butuh seorang pemimpin yang sudah malang melintang di dunia legislatif seperti Lukman.
"Beliau punya banyak pengalaman jadi dari sisi empiris pimpinan Komisi II DPR ini punya magnet yang kuat. Apalagi dia berpasangan dengan Hardianto wakil dari Gerindra,†jelasnya.
Selain itu, dari sisi popularitas maka Lukman bisa dikatakan unggul apalagi dia sudah cukup di kenal di DPR. Indikator lainnya, pendekatan yanh dilakukan Lukman juga cukup baik, sehingga menjadi alat pendukung untuk memperkuat kemenangannya nanti.
"Pemilih di Riau bukan pemilih apatis, skeptis tapi rasional. Pemilih tradisional juga ada tapi masih rasional yang dominan. Mereka tahu siapa pemimpin yang mampu membawa daerah ini maju," kata dia.
Menurutnya, duet PKB-Gerindra ini memang sulit dibendung. Meski, lawan yang dihadapi agak berat yakni calon petahana Arsyadjuliandi Rachman dari Partai Golkar dan Suyatno.
Terlepas dari itu, Jerry yakin, gabungan dua partai ini bisa mumpuni yakni legislatif dan PKB 6 suara, ditambah Gerindra dengan 7 kursi di DPRD Riau dari 65 kursi.
"Saya yakin survei dari lembaga terkemuka yang telah melaksanakan survei calon gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018 ini adalah Lembaga Survei Indonesia (LSI), Indo Barometer, PolMark Research Center (PRC) dan SaifulMujani Research & Consulting (SMRC) cukup kredible uang menempatkan Lukman di posisi puncak," jelasnya.
Ke depan di tangan Lukman, Jerry yakin Riau akan berubah dan maju apalagi jargon mereka "Jaman Now".
[dem]
BERITA TERKAIT: