Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto menegaskan tarif PSC belum perlu dinaikkan.
"Saya rasa tidak perlu dinaikkan dulu," tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/2).
Justru menurut dia, pengelola Bandara Soetta harusnya memberikan kesempatan bagi publik Indonesia untuk menikmati fasilitas bandara yang digadang-gadang menyaingi Changi Airport Singapura itu.
"Biarlah publik menikmati transformasi bandara Soekarno-Hatta. Bagaimanapun publik diberi kesempatan dulu," imbuhnya.
Lebih lanjut dikatakannya bahwa sesungguhnya masih banyak yang harus dibenahi dalam pengelolaan Bandara Soetta. Karena selama ini, meski sudah dibangun sedemikian rupa, menurut dia pelayanan terhadap masyarakat pengguna pun masih terbilang biasa.
"Bila kenyamanan langsung dibebankan ke masyarakat juga tidak fair. Bukankah selama ini servis bandara biasa-biasa saja. Dengan transformasi ini semoga publik secara suka cita menikmatinya," tukasnya.
PT Angkasa Pura II (Persero) berencana menaikkan PSC Bandara Soetta. Dimana tarif PSC Terminal 3 Internasional sebelumnya hanya Rp 200 ribu, dinaikan menjadi Rp 230 ribu. Untuk tarif PSC domestik Terminal 3, dari Rp 75 ribu menjadi Rp 130 ribu.
[rus]
BERITA TERKAIT: