"Tidak tahu sampai kapan berhenti, kita masih menunggu arahan dari Dishub," ujar Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono di Gedung Balai Kota, Rabu (31/1).
Dia mengaku mendapat informasi banyak penumpang yang dirugikan akibat berhentinya operasional bus yang melintasi kawasan penataan pedagang kaki lima (PKL) tersebut. Untuk itu, PT Transjakarta terus berkoordinasi dengan Dishub DKI terkait pengoperasian bus Tanah Abang Explorer tersebut.
"Kalau tidak ada izin kita tidak bisa, jadi nunggu Dishub," ujar Budi.
Bus Tanah Abang Explorer sudah tiga hari ini berhenti beroperasi lantaran tuntutan supir angkutan umum yang biasa melintas di kawasan pasar dan stasiun Tanah Abang. Sebagai gantinya, Satpol PP DKI membantu mobilitas warga dengan menyediakan mobil patroli secara cuma-cuma.
[wah]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: