Sedikitnya 70 orang penduduk di sana, termasuk anak-anak, meninggal dunia akibat campak dan gizi buruk.
"Pada tanggal 25 (Januari 2018) kami telah mengirimkan tim pertama dari Satgas, dan kabar terakhir hari ini sudah sampai di pos-pos di sana (Papua). Selain itu, hari ini kami juga sudah kirim tim kedua," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Sabrar Fadhilah, saat ditemui di Gedung Serbaguna Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (29/1).
Menurutnya, Satgas Kesehatan tersebut akan memanfaatkan semua fasilitas yang ada di sana sehingga nantinya tersedia banyak pelayanan medis seperti flying doctor dan dokter perahu
Ada kemungkinan TNI bekerjasama dengan pihak lainnya agar dapat mengatasi wabah tersebut dengan cepat.
"Ke depan tidak menutup kemungkinan kami akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait lainnya, dari kami sendiri mengirimkan 260 orang," jelasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: