Pelabuhan ini rencananya dibangun di tiga titik strategis pada tahun 2018. Yakni, masing-masing di kawasan Pantai Pesinggahan, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan (Klungkung daratan), Pantai Sampalan, Kecamatan Nusa Penida dan Pantai Bias Munjul, Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan, saat ini, pengembangan pelabuhan Pesinggahan dan pelabuhan Bias Munjul sudah masuk di tahap Detail Engineering Design (DED). Sedangkan, pengembangan pelabuhan Sampalan sudah tahap DED, UKL/ULP dan Master Plan.
"Saya sangat mendorong percepatan pembangunan pelabuhan Segitiga Emas. Tujuan dari pembangunan pelabuhan ini adalah sebagai pintu gerbang untuk memperkuat konektuvitas ekonomi antara Klungkung Daratan dengan Nusa Penida," jelas Suwirta kepada wartawan, Minggu (28/1).
Ditengah pesatnya perkembangan pariwisata di Nusa Penida saat ini, pembangunan pelabuhan yang memadai sangat dibutuhkan. Dengan adanya pelabuhan Segitiga Emas diharapkan mampu mengurangi kerusakan biota laut dipesisir pantai, akibat dari banyaknya area pantai yang digunakan sebagai pelabuhan tradisional.
"Dalam pengoperasian dermaga nantinya akan dikelola oleh Badan Pengelola dengan gaya swasta, dengan begitu manajemen dan pelayanan kepada pengguna maupun pengusaha kapal boat diharapkan menjadi lebih baik. Pelabuhan ini juga sebagai salah satu cara untuk menjaga kelestarian biota laut di pesisir pantai," tegas Suwirta.
Dia juga berharap agar dengan adanya pelabuhan tersebut dapat memberikan kelancaran disrtribusi barang maupun penumpang.
"Dengan adanya pelabuhan di setiap pulau juga menjadi sarana pengawasan barang atau pengunjung yang memasuki pulau, sekaligus pendataan kunjungan di pulau Nusa Penida," demikian Suwirta.
[nes]